Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami sejarah dari kampung dokdak serta nilainilai kearifan lokal dari masyarakat kampung dokdak berbasis budaya Galuh. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif, dengan design etnografi, melalui tahapan 1) Menetapkan
informan, 2) Melakukan wawancara kepada informan, 3) Membuat catatan etnografis, 4) Mengajukan
pertanyaan deskriptif, 5) Melakukan analisis wawancara etnografis, 6) Membuat analisis domain, 7)
Mengajukan pertanyaan struktural yang merupakan tahap lanjut setelah mengidentifikasi domain, 8)
Membuat analisis taksonomik, 9) Mengajukan pertanyaan kontras dimana makna sebuah simbol
diyakini dapat ditemukan dengan menemukan bagaimana sebuah simbol berbeda dari simbol-simbol
yang lain, 10) Membuat analisis komponen, 11) Menemukan tema-tema budaya, 12) Menulis sebuah
etnografi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kampung dokdak sudah ada sejak puluhan tahun silam, sehingga
selain memiliki nilai kearifan lokal, kampung ini memiliki nilai histori. Adapun nilai-nilai kearifan
lokal masyarakat kampung dokdak, yaitu nilai nilai kesederhanaan, nilai kebersamaan, nilai
kerjasama/gotong royong, nilai kemandirian, nilai tanggung jawab, nilai kerja keras, nilai kreatif, dan
nilai konsisten dan berprinsip. Nilai-nilai keraifan lokal berbasis budaya Galuh dari masyarakat
kampung dokdak dapat dilihat dari mata pencaharian yang dijalankan oleh masyarakat sekitar dan
teknologi yang digunakan.