Abstract:
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUANGAN LANTAI 4 RS HERMINA TASIKMALAYA
TAHUN 2026
Ria Ayu Juliana1, Reni Hertini2, Ade Sity Riyantina3
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh
ABSTRAK
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan berbagai masalah psikologis, salah satunya kecemasan. Tingkat pengetahuan pasien mengenai penyakit yang dideritanya diduga dapat mempengaruhi kondisi psikologis selama menjalani perawatan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes melitus. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) untuk mengukur tingkat pengetahuan dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 17 orang (39,5%), cukup 15 orang (34,9%), dan kurang 11 orang (25,6%). Tingkat kecemasan responden sebagian besar berada pada kategori cemas ringan sebanyak 24 orang (55,8%), cemas sedang 10 orang (23,3%), dan cemas berat 9 orang (20,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,470 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes melitus. Kesimpulan: Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,470 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada pasien diabetes melitus.
Kata kunci: diabetes melitus, kecemasan, pengetahuan