Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media visual situs Terowongan Philips sebagai sumber belajar sejarah di kelas XI MA Fathurrohman, dengan fokus pada kelas XI IPS 1. Media visual memiliki peran penting dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi sejarah, terutama melalui pengenalan langsung terhadap situs-situs sejarah yang ada di lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk menggambarkan dan menganalisis proses pembelajaran yang memanfaatkan media visual tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI IPS 1 dan guru sejarah di MA Fathurrohman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual situs Terowongan Philips dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran, mempermudah pemahaman konsep-konsep sejarah, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret dan menarik. Situs Terowongan Philips sebagai salah satu warisan sejarah lokal memberikan nilai tambah dalam pembelajaran sejarah karena siswa dapat lebih mudah menghubungkan materi yang dipelajari dengan realitas di sekitar mereka. Simpulannya peserta didik yang sebelumnya kurang antusias dan berminat pada materi-materi pembelajaran sejarah, kemudian menjadi sangat antusias aktif dan memahami seluruh proses pembelajaran ketika materi tentang situs terowongan Philips pada periodisasi sejarah Kolonialisme barat di Indonesia