Abstract:
Asuhan keperawatan neonatus merupakan pelayanan yang memerlukan
kompetensi khusus karena berkaitan dengan keselamatan dan kelangsungan hidup
bayi yang baru lahir. Salah satu faktor yang memungkinkan berhubungan dengan
kualitas asuhan keperawatan neonatus adalah persepsi perawat tentang pentingnya
pelatihan berkelanjutan. Pesepsi yang baik dapat mendorong peningkatan
kompetensi dan mutu pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara persepsi perawat tentang pentingnya pelatihan
berkelanjutan dengan kualitas asuhan keperawatan neonatus di ruang perinatologi
RSUD Majenang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desai n
deskriptif korelasional menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian
ini Adalah seluruh perawat di ruang perinatologi dan ruang perawatan anak RSUD
Majenang dengan total sampel sebanyak 43 orang. Instrumen yang digunakan
dalam penelitian ini berupa kuesioner dengan skala likert yang telah teruji
validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0.05. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa hampir seluruh responden memiliki persepsi sangat baik
tentang pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kualitas asuhan keperawatan
neonatus dalam kategori sangat baik. Hasil uji Chi Square menunjukkan tidak
terdapat hubungan antara persepsi perawat tentang pentingnya pelatihan
berkelanjutan dengan kualitas asuhan keperawatan neonatus di ruang perinatologi
RSUD Majenang (p value= 0.876). Dari penelitian ini disarankan agar manajemen
rumah sakit meningkatkan program pelatihan berkelanjutan secara terstruktur dan
berkesinambungan guna mendukung peningkatan kualitas asuhan keperawatan
neonatus.