| dc.description.abstract |
Buku Dinamika Orde Baru mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang
pemerintahan Orde Baru sebagai salah satu fase paling menentukan dalam sejarah
Indonesia modern. Dimulai dari upaya konsolidasi kekuasaan pasca-1965, buku ini
menguraikan bagaimana stabilitas politik dijadikan fondasi utama bagi pembangunan
nasional yang terencana dan terpusat.
Pembahasan kemudian diarahkan pada strategi pembangunan ekonomi melalui
berbagai program Repelita yang berhasil mendorong pertumbuhan, modernisasi
infrastruktur, serta peningkatan peran negara dalam pengelolaan sumber daya. Namun
di balik capaian tersebut, buku ini juga mengungkap sisi lain Orde Baru: menguatnya
sentralisasi kekuasaan, pembatasan kebebasan politik, serta praktik korupsi, kolusi, dan
nepotisme yang semakin mengakar.
Puncaknya, krisis multidimensional akhir 1990-an menjadi titik balik yang mengguncang
legitimasi rezim. Krisis ekonomi, tekanan sosial, dan gelombang gerakan mahasiswa
serta masyarakat sipil membuka jalan bagi runtuhnya Orde Baru dan lahirnya era
Reformasi. Buku ini menempatkan peristiwa tersebut bukan sebagai kejadian yang tibatiba, melainkan sebagai akumulasi dari dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang
berlangsung selama lebih dari tiga dekade. |
en_US |