| dc.description.abstract |
DINI HERAWATI, 2025. Keragaan Agroindustri Sale Pisang (Studi Kasus pada KWT Harapan Mukti di Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya). Dibawah Bimbingan Sudrajat dan Tiktiek Kurniawati. Pisang merupakan salah satu komoditas unggulan di indonesia, yang mudah rusak jika tidak segera diolah. Hal ini, mendorong perlunya pengolahan pascapanen seperti sale pisang untuk meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1) keragaan agroindustri sale pisang di KWT Harapan Mukti di Desa Parakanhinje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, 2) saluran pemasaran, 3) pendapatan, 4) Rc ratio dan 5) nilai tambah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, serta menggunkan teknis purposive sampling dalam pemilihan sampel atau melibatkan seluruh anggota KWT Harapan Mukti sebagai responden sebanyak 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kapasitas produksi sale pisang berkisar antara 30–100 kg pisang segar per periode produksi, dengan penyusutan bahan baku mencapai 70%. Proses produksi dilakukan secara tradisional, yang mampu menghasilkan produk dengan tekstur renyah, cita rasa manis alami, dan daya simpan 1–2 bulan. 2) Terdapat dua saluran pemasaran, yaitu saluran I (Produsen – Konsumen) dan Saluran II (Produsen – Pedagang Pengecer – Konsumen). 3) Total biaya yang dikeluarkan dalam satu kali proses produksi sebesar Rp461.968,09, dengan total penerimaan sebesar Rp900.000,00 dan pendapatan sebesar Rp438.031,91, 4) R/C sebesar 1,95, sehingga dapat disimpulkan bahwa agroindustri sale pisang di Desa berada pada posisi menguntungkan dan layak diusahakan, dan 5) Nilai tambah mencapai Rp7.399,40/kg. Dengan demikian, agroindustri sale pisang di Desa Parakanhonje berpotensi dikembangkan sebagai usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal di pedesaan. |
en_US |