Abstract:
Selama pelaksanaan Proyek Peningkatan Jalan Kedungwuluh-Panyutran
Kabupaten Pangandaran berlangsung, terdapat kendala yang terjadi dilapangan
diantaranya bahan material yang terlambat, peralatan yang kurang memadai dan
cuaca yang tidak memungkinkan sehingga berpengaruh terhadap kinerja waktu
dan biaya. Metode yang dapat mengukur kinerja waktu dan biaya proyek
diantaranya metod Earned Value Analysis (EVA). EVA merupakan sebuah
metode yang digunakan untuk mengetahui kemajuan suatu proyek lebih cepat
atau lebih lambat dari jadwal yang sudah ditentukan berdasarkan kinerja waktu
dan biaya.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif,
penelitian yang menggambarkan kondisi proyek tertentu dengan analisis data
yang ada. Analisis data menggunakan metode analitis dan deskriptif. Analitis
berarti data yang sudah ada diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan hasil
akhir yang dapat disimpulkan. Sedangkan deskriptif maksudnya adalah dengan
memaparkan masalah-masalah yang sudah ada atau tampak. Earned Value
Analysis mengkaji kecenderungan varian jadwal dan varian biaya pada suatu
periode waktu selama proyek belangsung.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja waktu pada Proyek Peningkatan Jalan
Kedungwuluh-Panyutran Kabupaten Pangandaran sangat baik, rata-rata indeks
kinerja waktu sebesar 1,723>1, sehingga mampu melebihi target pekerjaan yang
sudah direncanakan. Kinerja biaya pada Proyek Peningkatan Jalan KedungwuluhPanyutran Kabupaten Pangandaran sangat baik, rata-rata indeks kinerja biaya
sebesar 1,039>1, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih kecil jika dibandingkan
dengan nilai yang didapat atau dengan kata lain terjadi penghematan biaya.
Perkiraan waktu tercepat untuk menyelesaikan Proyek Peningkatan Jalan
Kedungwuluh-Panyutran Kabupaten Pangandaran berdasarkan indeks kinerja
waktu adalah 52 hari kalender dan biaya terendah yang dibutuhkan berdasarkan
indeks kinerja biaya sebesar Rp 5.834.716.553,29