Abstract:
Minat menggunakan QRIS merupakan tahap awal dari perilaku penggunaan
konsumen dalam menerima sistem pembayaran digital berbasis kode QR. Minat
menggunakan layanan QRIS pada konsumen UMKM Geprek Rindu Ciamis masih
tergolong kurang optimal. Hal ini terlihat dari masih dominannya transaksi secara
tunai meskipun sarana QRIS telah tersedia. Rata-rata minat menggunakan QRIS
hanya mencapai 55,3% yang menunjukkan masih adanya keraguan atau persepsi
risiko dari konsumen terhadap penggunaan layanan ini. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh fitur layanan dan persepsi risiko
terhadap minat menggunakan layanan QRIS pada konsumen UMKM Geprek Rindu
Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan
pendekatan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability
sampling. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis
kooefisien korelasi sederhana, analisis koefisien determinasi, uji t, analisis regresi
linier berganda, serta uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fitur layanan
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan layanan QRIS.
Persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat menggunakan
layanan QRIS. Secara simultan, fitur layanan dan persepsi risiko berpengaruh
positif dan signifikan terhadap minat menggunakan layanan QRIS pada konsumen
UMKM Geperk Rindu Ciamis.