Unigal Repository

Analisis Perbandingan Tebal Lapis Tambah Overlay Antara Metode PDT-05-2005- B Dengan AASHTO 1993

Show simple item record

dc.contributor.author ROZY, FAHRUL
dc.date.accessioned 2026-03-10T03:38:58Z
dc.date.available 2026-03-10T03:38:58Z
dc.date.issued 2025-10-27
dc.identifier.other 7011210059
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8453
dc.description.abstract Pada umunya konstruksi perkerasan yang biasa digunakan di Indonesia yaitu lapis perkerasan lentur. Lapis perkerasan lentur merupakan perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat yang terdiri dari lapisan-lapisan yang diletakkan diatas tanah dasar yang telah dipadatkan. Namun, Ruas Jalan Brigjen Wasita Kusuma Kota Tasikmalaya mengalami kerusakan berupa retak, pengelupasan, dan kegemukan yang menurunkan kenyamanan serta umur layan jalan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan tebal lapis tambah (overlay) yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan hasil perencanaan tebal overlay menggunakan metode PDT-05- 2005-B dan AASHTO 1993 pada ruas jalan tersebut. Data yang digunakan meliputi data primer berupa Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) serta data sekunder berupa nilai CBR tanah dasar, data lendutan, iklim, dan kondisi perkerasan eksisting. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua metode. Metode PDT-05-2005-B menghasilkan kebutuhan tebal overlay sebesar 7,83 cm , sedangkan metode AASHTO 1993 menghasilkan tebal overlay sebesar 3.057 cm. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan dasar perhitungan: metode PDT-05- 2005-B disusun berdasarkan kondisi lokal Indonesia (iklim, material, lalu lintas, dan standar teknis nasional), sedangkan AASHTO 1993 menggunakan pendekatan internasional berbasis angka struktur (SN), faktor drainase, serta tabel ekivalensi beban gandar. Dari hasil perbandingan, metode PDT-05-2005-B dianggap lebih optimal digunakan untuk kondisi lapangan di Indonesia karena hasilnya lebih realistis, ekonomis, mudah diaplikasikan, dan mampu meminimalisir risiko kerusakan dini seperti retak reflektif maupun deformasi plastis. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Teknik Sipil,Fakultas Teknik,Universitas Galuh en_US
dc.subject Perkerasan lentur, overlay, PDT-05-2005-B, AASHTO 1993, ketebalan perkerasan. en_US
dc.title Analisis Perbandingan Tebal Lapis Tambah Overlay Antara Metode PDT-05-2005- B Dengan AASHTO 1993 en_US
dc.title.alternative (Studi Kasus: Ruas Jalan Brigjen Wasita Kusuma STA 0.000 Sampai Dengan STA 2.206) en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account