Abstract:
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan
karunia-Nya sehingga buku berjudul “Seri Buku Sejarah SMA Kelas X: SEJARAH DAN
BUDAYA Ninthingi Luhuring Budaya Tjilatjap” ini dapat diselesaikan dengan baik. Buku ini
disusun untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai sejarah dan budaya lokal Cilacap, khususnya bagi peserta didik pada jenjang sekolah menegah atas.
Buku ini menyajikan beragam materi yang mencakup konsep dasar sejarah, metode
penelitian sejarah, hingga kearifan lokal yang menjadi bagian penting dalam membentuk
identitas budaya masyarakat Cilacap. Melalui buku ini, diharapkan peserta didik tidak hanya memahami perjalanan sejarah, tetapi juga mampu menghargai dan melestarikan warisan budaya lokal yang ada.
Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
proses penyusunan hingga penerbitan buku ini. Semoga buku ini menjadi referensi yang
bermanfaat dan menginspirasi generasi muda untuk terus mempelajari serta menjaga kekayaan sejarah dan budaya bangsa.
Description:
Di balik cerita tentang perkembangan teknologi, ternyata sarat dengan peristiwa bersejarah. Selain belajar tentang perkembangan teknologi yang diletakkan dalam konteks sejarah masyarakat, sosial, ekonomi, politik, budaya dan lingkungan. Indonesia adalah negara maritim yang terletak di jalur perdagangan internasional yang sangat strategis, dan hal ini memiliki berbagai dampak dan konsekuensi penting bagi negara ini. Bukan tanpa alasan Indonesia disebut sebagai negara maritim. Hal ini bisa dilihat dari eksistensi perjalanan sejarah sejak periode Hindu-Buddha seperti kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan kerajaan-kerajaan lainnya yang ada di Nusantara yang menempatkan laut dan sungai (perairan) sebagai bagian dari aktivitas pelayaran dan perdagangan. Pada gelombang kedua atau era industri (1500 M hingga 1970 M), era ini tidak terlepas dari pengaruh Revolusi Industri abad ke-18 (Utomo & Sholihah, 2019). Jalur perniagaan maritim Nusantara dengan Tiongkok terjadi pada abad 5 M sebagaimana diungkapkan oleh O.W. Wolters (1967). Menurut Wolters, para pelaut Nusantara sudah mempunyai kemampuan berlayar sampai ke negeri Tirai Bambu. Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam jejak tulisan para pejabat istana Tiongkok tentang kedatangan delegasi dagang dari berbagai kerajaan di Nusantara. Menurut Anthony Reid (2002), memasuki abad ke-12 relasi perniagaan yang terjalin antara Nusantara dan Tiongkok banyak menggunakan kapal-kapal Nusantara sebagai sarana transportasinya (jalurrempah.kemdikbud.go.id).
Hingga saat ini, kehadiran Indonesia di jalur perdagangan internasional telah memberikan dorongan signifikan untuk pertumbuhan ekonomi. Dan memiliki pelabuhan-pelabuhan besar seperti Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Tanjung Intan di Cilacap, Tanjung Emas di semarang, serta Pelabuhan Merak di Jawa Barat, yang berperan penting dalam menggerakkan perdagangan internasional. Peristiwa-peristiwa tersebut telah membentuk siklus yang terjadi ratusan tahun silam. Bagaimana kita dapat menarik kesimpulan dari rangkaian peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau dan masih terjadi hingga hari ini?
Jika memperhatikan peristiwa tersebut ada satu gerak dan siklus sejarah yang merujuk pada pola perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam sejarah manusia. Heraclitus mengatakan “Panta rei’’ artinya tidak ada yang tidak berubah, semuanya mengalir, masyarakat sewaktu-waktu bergerak dan berubah. Wertheim, menuliskan, “History is a continuity and change” Sejarah adalah peristiwa yang berkesinambungan dan perubahan. Perlu di catat bahwa Tidak semua hal dalam sejarah harus berubah, namun perubahan adalah hal yang umum terjadi dalam sejarah manusia. Perubahan dapat terjadi dalam berbagai aspek kehidupan manusia, seperti politik, ekonomi, sosial, dan budaya, sebagai bentuk proses peralihan dari keadaan di masa sebelumnya. Perubahan terjadi berkaitan dengan berbagai hal seperti misalnya perubahan cara berpikir dan tingkah laku manusia yang diakibatkan oleh berbagai faktor yang memengaruhinya seperti peristiwa politik, kejadian geografis ataupun interaksi sosial. Namun, tidak semua hal dalam sejarah harus berubah, beberapa hal dapat bertahan dan terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Semua perubahan yang terjadi dalam sejarah merupakan peristiwa mengenai aktivitas dan hasil karya manusia yang berkelanjutan.
Selain belajar dari perkembangan teknologi, dapatkah kalian mengamati dan mengenali fenomena alam bersejarah di lingkungan sekitar yang dapat memengaruhi kehidupan? dapatkah kalian membayangkan, apa sajakah dampak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat terhadap keluarga maupun masyarakat luas baik itu dari segi sosial-ekonomi-budaya? Kalian dapat memulainya dari warisan budaya di lingkungan sekitar, dengan berpedoman pada konsep 5 W + 1 H, yaitu: warisan budaya apa?, Siapa pelakunya?, sejak kapan ada?, dimana?, mengapa mereka melakukannya dan mempertahankannya?, serta bagaimana perkembangannya dan dampaknya di masa sekarang. Apakah kalian dapat belajar untuk mengurangi risiko bencana alam?. Tentu kalian dapat mencari dari berbagai sumber yang tepercaya untuk menjelaskan fenomena budaya yang mampu mengubah dan memengaruhi kehidupan manusia. Dan kalian juga dapat bertanya kepada orang yang menjadi saksi sejarah dan pelaku sejarah serta mencari berbagai arsip, buku, dan sumber informasi yang relevan dengan peristiwa tersebut.