Unigal Repository

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA PANTAI BARAT PANGANDARAN

Show simple item record

dc.contributor.author Akmal, Fadli
dc.date.accessioned 2026-01-17T02:58:59Z
dc.date.available 2026-01-17T02:58:59Z
dc.date.issued 15-01-20
dc.identifier.issn 3504210181
dc.identifier.issn 3504210181
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/8341
dc.description.abstract penelitian ini dilatarbelakangi partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata di pantai barat belum dilaksanakan dengan optimal. Adapun tujuan peneliti ini adalah pangandaran yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pengembangan ekowisata di kawasan tersebut belum dilaksanakan dengan optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori menurut Timothy (1998:30), yang menyoroti dua bentuk utama partisipasi masyarakat, yaitu proses pengambilan keputusan dan manfaat dari pengembangan ekowisata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan dengan informan yang terdiri dari aparat pemerintah daerah, pengelola ekowisata, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata di Pantai Barat Pangandaran secara umum telah berjalan cukup optimal, terutama dalam aspek pelaksanaan kegiatan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Masyarakat telah dilibatkan dalam musyawarah perencanaan dan kegiatan kebersihan pantai, serta banyak yang terlibat dalam usaha wisata seperti warung makan, penginapan, penyewaan alat wisata, dan jasa pemandu. Pengembangan ini berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, terutama pada musim liburan. Namun demikian, beberapa aspek partisipasi masih belum optimal, khususnya dalam pelibatan masyarakat pada pengambilan keputusan strategis dan kegiatan evaluasi program. Hambatan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran lingkungan, keterbatasan pendidikan dan pelatihan, kurangnya koordinasi antar pihak, serta pengelolaan sampah dan limbah wisata yang belum tertangani dengan baik. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi pembentukan Forum Komunikasi Pariwisata yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha, peningkatan edukasi dan kesadaran lingkungan, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah terpadu, serta penerapan konsep zero waste tourism. Pemerintah juga mendorong pelatihan ekonomi kreatif dan promosi digital untuk memperkuat kapasitas masyarakat lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan ekowisata di Pantai Barat Pangandaran tidak hanya ditentukan oleh potensi alam, tetapi juga oleh seberapa besar partisipasi masyarakat dilibatkan dalam seluruh tahapan pembangunan. Peningkatan peran aktif masyarakat diharapkan dapat menciptakan ekowisata yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyaraka en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject Partisipasi masyarakat, pengembangan ekowisata, pemberdayaan masyarakat lokal, Pantai Barat Pangandaran en_US
dc.title PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA PANTAI BARAT PANGANDARAN en_US
dc.title.alternative PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA PANTAI BARAT PANGANDARAN en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account