Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat terhadap energi
listrik yang semakin meningkat, khususnya di daerah pedesaan yang belum
sepenuhnya terjangkau oleh jaringan PLN. Oleh karena itu, dilakukan
perancangan dan pembuatan prototipe energi listrik bolak-balik sebagai alternatif
penyedia daya listrik dengan biaya yang relatif terjangkau. Metode penelitian
yang digunakan adalah eksperimen melalui tahapan perancangan menggunakan
perangkat lunak SolidWorks, proses manufaktur, perakitan komponen utama
(motor, generator, inverter, accu, dan rangka), hingga pengujian kinerja alat. Hasil
perancangan menunjukkan bahwa rangka prototipe memenuhi standar keamanan
berdasarkan analisis tegangan, regangan, perpindahan, serta faktor keamanan.
Akan tetapi, hasil uji kinerja memperlihatkan bahwa arus berkurang sebesar 0,47–
0,49 volt/menit, sedangkan arus masuk sebesar 2,00–2,17 ampere. Kondisi ini
menyebabkan ketika kapasitas accu mencapai 10,5 volt, mesin tidak lagi dapat
beroperasi. Dengan demikian, prototipe energi listrik bolak-balik yang dihasilkan
belum berfungsi secara optimal, meskipun telah memenuhi aspek perancangan
mekanis. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pengujian variasi
beban, penggunaan generator dan alternator yang lebih baik, serta penambahan
sistem proteksi kelistrikan agar performa alat dapat ditingkatkan.