Abstract:
Efektivitas kerja pegawai merupakan faktor krusial dalam penyelenggaraan pelayanan
kesehatan di Puskesmas. Kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sangat bergantung
pada kemampuan pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh job analysis dan on the job
training terhadap efektivitas kerja pegawai Puskesmas di Kabupaten Pangandaran.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi
penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas di Kabupaten Pangandaran dengan
sampel sebanyak 67 pegawai yang dipilih menggunakan teknik sampling yang
representatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert
untuk mengukur variabel job analysis, On The Job Training, dan efektivitas kerja.
Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan software
statistik untuk menguji hipotesis penelitian pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa job analysis berpengaruh positif dan signifikan
terhadap efektivitas kerja pegawai Puskesmas di Kabupaten Pangandaran, dimana
setiap peningkatan satu unit dalam implementasi job analysis akan meningkatkan
efektivitas kerja pegawai sesuai dengan koefisien regresi yang diperoleh. On The Job
Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai
Puskesmas di Kabupaten Pangandaran, dengan program OJT yang berkualitas dapat
meningkatkan efektivitas kerja pegawai secara substansial. Job analysis dan On The
Job Training secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap
efektivitas kerja pegawai Puskesmas di Kabupaten Pangandaran, dengan efek
kombinasi kedua variabel menunjukkan pengaruh yang lebih besar dibandingkan
pengaruh individual masing-masing variabel.