Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum optimalnya Pemberdayaan Pemuda Oleh Organisasi Karang Taruna di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan kondisi yang ditemukan pada saat penelitian di lapangan, peneliti menemukan masalah yaitu kurangnya aktivitas kegiatan yang diselenggarakan oleh karang taruna dan kurangnya partisipasi yang dimiliki oleh pemuda di Kelurahan Kertasari. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dapat dilakukan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi pemuda untuk ikut serta dalam organisasi Karang Taruna di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pemberdayaan Pemuda Oleh Organisasi Karang Taruna di Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis sudah menunjukan perkembangan namun belum optimal sesuai dengan Teori dari Ambar T, (2017 : 83) tentang tahap-tahap pemberdayaan. Hal ini dibuktikan dengan adanya indikator perilaku sadar, kesadaran masyarakat tumbuh,dan peningkatan kreativitas yang dianggap sudah menunjukan perkembangan. Adapun hambatan-hambatannya diantaranya yaitu rendahnya minat dan partisipasi dari pemuda, serta keterbatasan sarana dan prasarana seperti fasilitas pelatihan dan dana. Upaya yang dilakukan mencakup pendekatan personal kepada pemuda, pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi kegiatan dan meningkatkan komunikasi, serta penyesuaian jadwal kegiatan agar lebih fleksibel dan tidak bertabrakan dengan aktivitas harian pemuda.