Abstract:
Penelitian bertujuan menganalisis usaha gula aren di Desa Sukaharja sebagai upaya melestarikan tradisi dan meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha gula aren tidak hanya berkontribusi pada pelestarian budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Dengan adanya pelatihan dan pemasaran yang tepat, usaha ini dapat berkembang lebih jauh. Penelitian ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan memberi manfaat bagi masyarakat dengan melestarikan warisan budaya mereka.
Description:
Desa Sukaharja memiliki tradisi panjang dalam produksi gula aren yang merupakan bagian integral dari budaya masyarakat setempat. Namun, perubahan zaman dan modernisasi mengancam keberlangsungan usaha ini. Modernisasi membawa perubahan dalam cara hidup masyarakat, termasuk cara mereka berproduksi dan memasarkan produk(Rinardi, et al., 2019; Atmadja, 2010). Banyak pengrajin gula aren menghadapi kesulitan bersaing dengan produk guladari industri besar yang lebih mudah diakses dan lebih murah.Untuk bertahan, para pengrajin mulai mengadopsi teknologi baru dan strategi pemasaran yang lebih efektif. Misalnya, penggunaan media sosial untuk mempromosikan produk mereka dan menjangkau pasar yang lebih luas. Inovasi dalam proses produksi juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas.Meskipun desa Sukaharja menghadapi tantangan akibat modernisasi, upaya kolektif dari masyarakat lokal untuk melestarikan tradisi gula aren melalui inovasi, dukungan komunitas, dan kesadaran lingkungan memberikan harapan untuk keberlangsungan usaha ini di masa depan.