Abstract:
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum berkembangnya mutu pelayanan
pendidikan di SMK Negeri 1 Kawali pada empat tahun terakhir. Hal ini disebabkan
belum optimalnya implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) pendidikan di
sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan
implementasi, hambatan, upaya, dan strategi penerapan SIM dalam meningkatkan
mutu layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan
pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tiga metode yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Sekolah,
Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana
Prasarana, Ketua Program Keahlian, Operator Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang
Tua Siswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif, melalui alur reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan
triangulasi sumber, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi
sistem informasi manajemen direalisasikan dengan menerapkan SIM pada setiap
bidang pendidikan seperti administrasi siswa, kepegawaian, keuangan, dan elearning.
Penerapan
ini
dilakukan
secara
lengkap,
akurat,
tepat
guna,
tepat
waktu,
dan
aman, sehingga berhasil meningkatkan mutu layanan pendidikan. Adapun
hambatan yang dihadapi meliputi biaya implementasi dan pelatihan, minimnya
kesadaran budaya sekolah, perubahan regulasi, perkembangan teknologi informasi,
dan belum optimalnya kesepahaman antara implementasi SIM sekolah dengan
pemangku kepentingan lainnya. Upaya yang dilakukan yaitu melakukan pengkajian
visi dan misi, dan pelatihan dengan industri/pemerintah untuk menumbuhkan
budaya digital. Berdasarkan hal tersebut, strategi implementasi SIM dilakukan
dengan pengkajian visi dan misi sekolah, meningkatkan biaya pengembangan
infrastruktur, kompetensi dan pelatihan, integrasi sistem, keamanan data, serta
evaluasi umpan balik berkelanjutan.