Unigal Repository

HUBUNGAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DESA BAREGBEG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018

Show simple item record

dc.contributor.author Milah, Ana SKM., M.Kes
dc.date.accessioned 2023-05-02T15:03:08Z
dc.date.available 2023-05-02T15:03:08Z
dc.date.issued 2019-01-31
dc.identifier.issn 2656-4122
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/3037
dc.description Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin Pada ibu hamil dibawah normal, karena itu ibu hamil memerlukan tambahan zat besi salah satunya bersumber dari tablet Fe. Menurut data yang ada di Desa Baregbeg tahun 2018 Pada Bulan Februari – April 2018 memiliki capaian pemberian tablet Fe paling rendah yaitu sebesar 51.4%, sehingga ibu hamil yang mengalami anemia mencapai masih tinggi yaitu mencapai 51.3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bermanfaat bagi bidan dalam upaya meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan guna meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Jenis penelitian ini termasuk kuantatif dengan menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 31 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan lembar kuesioner dan format isian kemudian Dianalisis secara univariat dan uji chi square. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsumsi tablet fe pada ibu hamil en_US
dc.description.abstract Anemia merupakan suatu keadaan dimana kadar hemoglobin Pada ibu hamil dibawah normal, karena itu ibu hamil memerlukan tambahan zat besi salah satunya bersumber dari tablet Fe. Menurut data yang ada di Desa Baregbeg tahun 2018 Pada Bulan Februari – April 2018 memiliki capaian pemberian tablet Fe paling rendah yaitu sebesar 51.4%, sehingga ibu hamil yang mengalami anemia mencapai masih tinggi yaitu mencapai 51.3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bermanfaat bagi bidan dalam upaya meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan guna meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe. Jenis penelitian ini termasuk kuantatif dengan menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil sebanyak 31 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan lembar kuesioner dan format isian kemudian Dianalisis secara univariat dan uji chi square. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsumsi tablet fe pada ibu hamil,. Sebagian besar termasuk kategori teratur (54.8%), Ibu hamil sebagian besar tidak mengalami anemia (61.3%).hasil uji statistic diperoleh terdapat hubungan konsumsi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 0,002. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara konsumsi teblet Fe dengan angka kejadian anemia pada ibu hamil.Oleh karena itu Sebaiknya ibu hamil dapat mengkonsumsi tablet Fe secara teratur sesuai dengan anjuran dari petugas kesehatan sehingga dapat mencegah kejadian anemia. en_US
dc.description.sponsorship Prodi Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Galuh Ciamis en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Jurnal Keperawatan Galuh en_US
dc.relation.ispartofseries Vol. 1, No. 1, 2019;Vol. 1, No. 1, 2019
dc.subject Konsumsi Tablet Fe, Anemia en_US
dc.title HUBUNGAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DESA BAREGBEG WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Ana Samiatul Milah, SKM., M.MKes
    Stunting are toddlers who have poor nutritional status as measured by length or height for age when compared to WHO (World Health Organization) book standards, toddlers are said to be short if the Z-score value is body length for age (PB/U). ) or height for age (height/age) less than -2 SD (stunted) and less than -3 SD (severely stunted). (Rita, et al. 2020 ). Stunting can increase the risk of death in children, affect motor development and reduce school performance, increase the risk of excess nutrition and infectious diseases, and reduce productivity at the age of children as adults (Black, 2013

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account