Unigal Repository

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-CONCEPT

Show simple item record

dc.contributor.author Nuraisah, Tarida
dc.contributor.author Solihah, Sri
dc.contributor.author Sunaryo, Yoni
dc.date.accessioned 2023-04-05T04:36:55Z
dc.date.available 2023-04-05T04:36:55Z
dc.date.issued 2022-09-20
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/2590
dc.description.abstract ABSTRAK TARIDA NURAISAH (2118160025). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Self-Concept Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari self-concept. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yang digunakan adalah metode studi kasus. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IX D di SMP Negeri 1 Bantarkalong. Pengumpulan data meliputi angket dan tes tertulis dan wawancara. Data dianalisis berdasarkan empat indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu: (1) menghubungkan dan mengekspresikan ide-ide matematika melalui tulisan dan bentuk visual lainnya; (2) memahami dan menjelaskan ide, dan relasi matematika dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk tulisan, maupun bentuk visual lainnya; (3) menggunakan istilah-istilah simbol matematika dalam kehidupan sehari-hari; dan (4) membuat pertanyaan,menyusun argument, merumuskan definisi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa yang memiliki self-concept tinggi mampu mengkomunikasikan hasil pekerjaannya dengan sistematis dan memahami soal dengan baik. Ini terlihat dari siswa dengan self-concept tinggi sudah mampu mengekspresikan soal kedalam bentuk visual, merelasikannya dengan kehidupan sehari-hari, dan sudah mampu menyampaikan argument dan memberikan kesimpulan; (2) siswa yang memiliki self-concept sedang kurang mampu dalam mengkomunikasikan hasil pekerjaannya dengan sistematis dan kurang dalam memahami soal. Hal ini terlihat dari siswa dengan self-concept sedang sudah mampu menghubungkan ide matematika melalui tulisan ataupun bentuk visualnya, siswa sudah mampu menggunakann simbol matematika dalam kehidupan sehari-hari, siswa juga sudah mampu membuat pertanyaan dan menyusun argument deengan memberikan jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat, tapi siswa belum mampu merelasikan matematika dengan kehidupan sehari-hari; (3) siswa yang memiliki self-concept rendah belum mampu mengkomunikasikan hasil pekerjaannya dengan sistematis. Siswa dengan self-concept rendah hanya mampu membuat bentuk visualnya saja tapi belum mampu menghubungkannya dengan matematika, siswa belum mampu memahami relasi matematika dalam kehidupan sehari-hari, siswa juga belum mampu menghubungkan simbol matematika dalam kehidupan sehari-hari dan belum mampu membuat pertanyaan tapi sudah mampu membuat kesimpulan dari tabel yang disediakan. Kata kunci : Kemampuan Komunikasi Matematis, Self-concept en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN en_US
dc.subject Kemampuan Komunikasi Matematis, Self-concept en_US
dc.title KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-CONCEPT en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account