Unigal Repository

PENGARUH KINERJA MENGAJAR GURU DAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN YANG VARIATIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK (Studi pada Guru SMP Swasta Rayon 5 Wilayah Kabupaten Garut)

Show simple item record

dc.contributor.author Ulfah, Nurhamidah
dc.date.accessioned 2026-10-09T04:16:25Z
dc.date.available 2026-10-09T04:16:25Z
dc.date.issued 2026-07-11
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10723
dc.description.abstract Pengaruh Kinerja Mengajar Guru dan Penggunaan Metode Pembelajaran yang Variatif terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik (Studi pada Guru SMP Swasta Rayon 5 Wilayah Kabupaten Garut) Ulfah Nurhamidah, 2125250027 Motivasi belajar peserta didik merupakan komponen kunci keberhasilan proses pembelajaran, namun fenomena rendahnya motivasi belajar masih banyak ditemukan di sekolah swasta, khususnya di Rayon 5 Kabupaten Garut, yang ditandai dengan sikap pasif, kurangnya antusiasme, dan kejenuhan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Kondisi ini diduga berkaitan erat dengan kinerja mengajar guru yang belum optimal serta penggunaan metode pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat kinerja mengajar guru; (2) tingkat penggunaan metode pembelajaran yang variatif; (3) tingkat motivasi belajar peserta didik; (4) pengaruh kinerja mengajar guru terhadap motivasi belajar peserta didik; (5) pengaruh penggunaan metode pembelajaran yang variatif terhadap motivasi belajar peserta didik; serta (6) pengaruh kinerja mengajar guru dan penggunaan metode pembelajaran yang variatif secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik di SMP Swasta Rayon 5 Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-asosiatif. Objek penelitian adalah 117 orang guru di SMP Swasta rayon 5 wilayah Kabupaten Garut. Data dikumpulkan melalui angket/kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif (Weighted Means Score) untuk mendeskripsikan variabel, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 30.0 untuk menguji pengaruh antarvariabel, setelah terlebih dahulu memenuhi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kinerja mengajar guru berada pada kategori tinggi; (2) tingkat penggunaan metode pembelajaran yang variatif berada pada kategori sangat tinggi; (3) tingkat motivasi belajar peserta didik berada pada kategori tinggi; (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara kinerja mengajar guru terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan nilai t hitung 4,652 (signifikansi <0,001); (5) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara penggunaan metode pembelajaran yang variatif terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan nilai t hitung 9,115 (signifikansi <0,001); dan (6) kinerja mengajar guru dan penggunaan metode pembelajaran yang variatif secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik, dengan nilai F hitung sebesar 123,907 (signifikansi <0,001), persamaan regresi Y = 19,233 + 0,228 X1 + 0,706 X2, serta koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,685 yang berarti kedua variabel bebas mampu menjelaskan 68,5% variasi motivasi belajar peserta didik, sedangkan 31,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Hasil penelitian disajikan secara berjenjang, dimulai dari gambaran umum responden, deskripsi statistik masing-masing variabel (kinerja mengajar guru, metode pembelajaran variatif, dan motivasi belajar), pengujian asumsi klasik sebagai prasyarat analisis regresi, pengujian hipotesis secara parsial dan simultan, hingga pembahasan yang mengaitkan temuan empiris dengan kajian teoretis yang relevan. Alur ini menghasilkan gambaran yang utuh mulai dari kondisi masing-masing variabel secara individual hingga pola hubungan pengaruhnya secara bersama-sama. Penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa kinerja mengajar guru dan penggunaan metode pembelajaran yang variatif merupakan dua faktor yang sangat dominan dan saling melengkapi dalam membentuk motivasi belajar peserta didik. Temuan ini memperkuat pentingnya investasi berkelanjutan pada peningkatan profesionalisme guru serta diversifikasi metode pembelajaran sebagai strategi yang efektif dan efisien bagi sekolah swasta dalam meningkatkan motivasi belajar dan mutu pendidikan secara menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kinerja mengajar guru melalui pelatihan profesional berkesinambungan serta pengembangan kreativitas guru dalam merancang metode pembelajaran yang beragam, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. en_US
dc.description.sponsorship Pembimbing I Dr. H. Kusnandi, Drs., MM., M.Pd. Pembimbing II Dr. Sumiati, M.Ed. en_US
dc.publisher Magister Administrasi Pendidikan, FKIP en_US
dc.subject kinerja mengajar guru, metode pembelajaran variatif, motivasi belajar peserta didik, SMP Swasta Rayon 5 Kabupaten Garut. en_US
dc.title PENGARUH KINERJA MENGAJAR GURU DAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN YANG VARIATIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK (Studi pada Guru SMP Swasta Rayon 5 Wilayah Kabupaten Garut) en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account