Abstract:
Model Gamification Aplikasi Kuis Digital untuk Meningkatkan
MotivasiBelajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS (Studi Kasus Kelas V SDN
3 Cigorowong-Cisayong)
Nama Teti Karlina Wiantini, NIM 2125250002 Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas V SDN 3 Cigorowong pada mata
pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Hal tersebut disebabkan oleh
penyampaian materi yang kompleks dan abstrak, serta penggunaan metode evaluasi
konvensional yang cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan proses, langkah-langkah, serta mengevaluasi dampak penerapan
model gamifikasi melalui kuis digital sebagai solusi inovatif berbasis teknologi
terpusat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi
kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terstruktur, wawancara
mendalam, angket motivasi, dan studi dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan
menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 10 siswa kelas V sebagai
informan utama dan guru kelas sebagai informan pendukung. Poin-poin temuan
berdasarkan komponen instrumen penelitian menunjukkan bahwa arsitektur
gamifikasi kuis digital (seperti Quizizz dan Wordwall) yang diintegrasikan via
Smart TV berhasil memengaruhi perilaku belajar melalui tiga indikator utama: (1)
Mekanika (Mechanics), penggunaan poin otomatis dan papan peringkat
(leaderboard) memicu kompetisi yang sehat dan meningkatkan konsentrasi siswa;
(2) Dinamika (Dynamics), pembungkusan materi lewat narasi petualangan dan fitur
bantuan (power-ups) memberikan kebebasan untuk gagal sehingga melatih regulasi
emosi dan strategi kelompok tanpa membuat siswa panik saat salah menjawab; (3)
Umpan Balik (Feedback), respon instan sistem berupa warna visual serta sesi
pembahasan pasca-kuis berhasil memotong rantai tunggu penilaian dan mereduksi
miskonsepsi materi secara langsung. Evaluasi dampak memperlihatkan kenaikan
signifikan rata-rata nilai kognitif siswa dari 64 menjadi 84, serta peningkatan aspek
afektif di mana 8 dari 10 siswa menjadi lebih berani menjawab.