| dc.description.abstract |
Sri Mulyani. NIM. 2125250082. Implementasi Kepemimpinan
Transformasional Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme
Guru (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Bantarkalong Kecamatan Bantarkalong
Kabupaten Tasikmalaya).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi kepemimpinan
transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMP
Negeri 2 Bantarkalong, tercermin dari empat indikator profesionalisme guru yang
masih Cukup Baik, yaitu kemampuan merancang pembelajaran inovatif,
melaksanakan pembelajaran kreatif, keaktifan mengikuti pengembangan diri, serta
kemampuan melakukan penelitian dan inovasi pembelajaran. Penelitian bertujuan
menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah pada
aspek pengaruh ideal, motivasi inspirasional, stimulasi intelektual, dan perhatian
individual dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian menggunakan
metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman
melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan
penelitian terdiri atas Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah
Bidang Kesiswaan, Guru PKn, dan Guru IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pada dimensi pengaruh ideal, kepala sekolah telah menunjukkan keteladanan,
integritas, dan komitmen mutu, namun keteladanan inovasi dan pelibatan guru
masih perlu diperkuat. Pada motivasi inspirasional, kepala sekolah
mengkomunikasikan visi dan mengapresiasi kinerja guru, namun belum terprogram
secara sistematis. Pada stimulasi intelektual, kepala sekolah memberi ruang
berinovasi dan memanfaatkan teknologi, meski belum disertai dukungan sumber
daya yang memadai. Pada perhatian individual, kepala sekolah menunjukkan
kepedulian melalui supervisi dan komunikasi empatik yang menjadi kekuatan
paling menonjol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keempat aspek tersebut
saling berkaitan dan menguatkan satu sama lain, di mana perhatian individual
berperan sebagai faktor pengikat yang memastikan pengaruh ideal, motivasi
inspirasional, dan stimulasi intelektual benar-benar terinternalisasi secara personal,
sehingga keterkaitan antar aspek inilah yang menentukan efektivitas peningkatan
profesionalisme guru. |
en_US |