Abstract:
Imam Johari. 2125250110. Penguatan Pendidikan Karakter untuk
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran melalui Siklus Manajemen Mutu.
(Studi Kasus di SD Negeri Karangjengkol 04 dan SD Negeri Jangrana
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah)
Penelitian ini di latarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter
sebagai bagian integral dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah
dasar. Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) masih menghadapi
berbagai kendala, seperti belum optimalnya integrasi nilai karakter, pelaksanaan
yang belum sistematis, serta evaluasi dan tindak lanjut yang belum
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)Mendeskripsikan implementasi
PPK. 2) Menganalisis penerapan siklus manajemen mutu PDCA (Plan, Do,
Check, Action) serta, 3) Mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambatnya di SD Negeri Karangjengkol 04 dan SD Negeri Jangrana,
Kabupaten Cilacap. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan
desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan
teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) PPK di implementasikan secara
terintegrasi melalui pembelajaran, budaya sekolah, keteladanan guru, serta
pelibatan orang tua dan masyarakat. 2) Siklus PDCA diterapkan melalui
perencanaan berbasis kebutuhan, pelaksanaan program secara konsisten,
evaluasi berkala, dan tindak lanjut berupa penyempurnaan program. 3)
Implementasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas
pembelajaran melalui terciptanya iklim belajar yang lebih kondusif, partisipatif,
dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik. Keberhasilan
program didukung oleh kepemimpinan kepala sekolah, sinergi trisentra
pendidikan, dan keteladanan pendidik, sedangkan hambatannya meliputi
keterbatasan waktu, perbedaan pemahaman guru, dan variasi latar belakang
keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen mutu berbasis PDCA
merupakan pendekatan strategis untuk memperkuat pendidikan karakter secara
berkelanjutan di sekolah dasar.