| dc.contributor.author | ASIH, AGUSTINI | |
| dc.date.accessioned | 2026-10-09T01:28:52Z | |
| dc.date.available | 2026-10-09T01:28:52Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-25 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10668 | |
| dc.description.abstract | Asih Agustini, NIM. 2125250114. Pemanfaatan Laboratorium Digital Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Pada Mata Pelajaran IPAS (Studi Kasus di SDN Jepara Kulon 03 dan SDN Pagubugan 02 Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan sarana praktikum IPAS sekolah dasar yang mencapai 20% dari kondisi ideal 80% akibat ketiadaan laboratorium fisik. Pemanfaatan laboratorium digital berbasis Deep Learning menjadi solusi manajerial strategis dalam memvisualisasikan materi abstrak sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemanfaatan laboratorium digital berbasis Deep Learning dalam pembelajaran IPAS; (2) menganalisis tingkat kompetensi profesional guru IPAS sebelum dan sesudah memanfaatkan laboratorium digital berbasis Deep Learning; (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan laboratorium digital berbasis Deep Learning dalam meningkatkan kompetensi profesional guru IPAS; serta (4) mendeskripsikan upaya yang dilakukan agar kompetensi profesional guru dapat lebih meningkat pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri Jepara Kulon 03 dan SD Negeri Pagubugan 02, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, catatan lapangan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diverifikasi dengan teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemanfaatan: Laboratorium digital digunakan secara terencana 2–3 kali sebulan pada materi abstrak; (2) Kompetensi Guru: Terjadi peningkatan menyeluruh pada 6 aspek kompetensi profesional guru; (3) Faktor Pendukung dan Penghambat: Kemudahan platform dan dukungan sekolah menjadi pendorong, sedangkan keterbatasan jumlah laptop dan variasi literasi digital menjadi hambatan utama; (4) Upaya Solutif: Diatasi melalui strategi kelompok adaptif, tethering internet, dan pendampingan sejawat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa laboratorium digital berbasis Deep Learning efektif mentransformasi pembelajaran IPAS dan meningkatkan profesionalisme guru.. | en_US |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing I Dr. Lilis Kholisoh N, M.Pd. Pembimbing II Dr. H. Abdul Rohman, M.Pd. | en_US |
| dc.publisher | Magister Administrasi Pendidikan, FKIP | en_US |
| dc.subject | Laboratorium Digital, Deep Learning, Kompetensi Profesional Guru, Pembelajaran IPAS. | en_US |
| dc.title | PEMANFAATAN LABORATORIUM DIGITAL BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA MATA PELAJARAN IPAS (Studi Kasus di SDN Jepara Kulon 03 dan SDN Pagubugan 02 Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap Jawa Tengah) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |