Abstract:
Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Pendekatan Pembelajaran
Deep Learning terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa (Studi di SMP
Kabupaten Tasikmalaya)
Hasil belajar matematika siswa SMP di Kabupaten Tasikmalaya masih tergolong
rendah, ditunjukkan oleh ketercapaian tujuan pembelajaran yang berkisar antara
25,80% hingga 48,38% pada tahun pelajaran 2025/2026. Kondisi ini diduga
berkaitan dengan pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah yang masih
bersifat administratif serta penerapan pendekatan pembelajaran deep learning yang
belum konsisten, sementara penelitian terdahulu jarang mengaitkan kedua faktor
tersebut secara bersamaan pada pembelajaran matematika SMP. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh supervisi akademik kepala sekolah dan
pendekatan pembelajaran deep learning, secara parsial maupun simultan, terhadap
hasil belajar matematika siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan desain regresi linear berganda melibatkan 100 guru matematika SMP negeri
dan swasta di Kabupaten Tasikmalaya, dipilih dari populasi 430 guru. Data
dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dokumentasi nilai tes
kemampuan berpikir tingkat tinggi, lalu dianalisis menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh
positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa dengan kontribusi
80,1 persen, pendekatan pembelajaran deep learning berkontribusi 92,3 persen,
sedangkan pengaruh keduanya secara simultan mencapai 94,1 persen. Temuan ini
menegaskan bahwa peningkatan hasil belajar matematika siswa memerlukan
sinergi antara supervisi akademik kepala sekolah yang berkelanjutan dan penerapan
pembelajaran deep learning yang konsisten, sehingga kedua aspek perlu diperkuat
secara terpadu dalam kebijakan peningkatan mutu pembelajaran matematika di
sekolah menengah pertama.