| dc.description.abstract |
EVA ANGGRAENI. Hubungan Keterlaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Gardujaya Tahun 2026.
Masalah gizi pada balita masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat. Status gizi yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak. Salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan status gizi balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gardujaya Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah balita usia 12–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gardujaya. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling dengan perhitungan rumus Slovin. Data keterlaksanaan Program MBG diperoleh melalui kuesioner yang diisi oleh orang tua, sedangkan status gizi balita diperoleh melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 89 responden, sebanyak 79 balita (88,76%) mendapatkan pelaksanaan Program MBG dalam kategori efektif dan 10 balita (11,24%) dalam kategori kurang efektif. Berdasarkan status gizi, sebanyak 65 balita (73,03%) memiliki status gizi normal, 3 balita (3,37%) memiliki status gizi kurang, dan 21 balita (23,59%) memiliki status gizi lebih. Pada kelompok dengan pelaksanaan MBG efektif, 60 balita (75,95%) memiliki status gizi baik, sedangkan pada kelompok dengan pelaksanaan MBG kurang efektif terdapat 5 balita (50,00%) dengan status gizi baik. Hasil uji Pearson Chi-Square diperoleh nilai χ² = 10,256, df = 2, dan p-value = 0,006 (p < 0,05). Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara keterlaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan status gizi balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gardujaya Tahun 2026.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara keterlaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan status gizi balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gardujaya Tahun 2026. Program MBG yang terlaksana dengan baik diikuti oleh proporsi status gizi baik yang lebih tinggi pada balita.
Kata kunci: Makan Bergizi Gratis, MBG, status gizi, balita, cross-sectional. |
en_US |