Abstract:
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan, prestasi belajar, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pola makan yang kurang baik. Berdasarkan studi pendahuluan di MTs Nurul Qur'an Majenang, masih ditemukan remaja putri yang memiliki kebiasaan makan tidak teratur dan menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Nurul Qur'an Majenang Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VIII di MTs Nurul Qur'an Majenang sebanyak 38 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola makan yang terdiri dari 20 pernyataan dengan skala Likert dan lembar observasi kadar hemoglobin untuk menentukan kejadian anemia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan baik sebanyak 26 orang (68,4%) dan tidak mengalami anemia sebanyak 25 orang (65,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Nurul Qur'an Majenang Tahun 2026. Disarankan kepada remaja putri untuk menerapkan pola makan bergizi seimbang dan meningkatkan konsumsi makanan sumber zat besi guna mencegah terjadinya anemia.