| dc.description.abstract |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi pemanfaatan limbah ikan nila sebagai
bahan baku olahan pangan lokal Kerupuk Cucuk Kriuk pada UMKM Rasa
Katineung di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Penelitian
ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi dan potensi usaha Kerupuk Cucuk
Kriuk, (2) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi
pengembangan agribisnis Kerupuk Cucuk Kriuk, dan (3) merumuskan strategi
pengembangan agribisnis Kerupuk Cucuk Kriuk berbasis potensi desa. Metode
penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif
kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan
dokumentasi dengan responden yang terdiri atas pemilik usaha, tenaga kerja, dan
konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) usaha Kerupuk Cucuk Kriuk
memiliki potensi pengembangan melalui ketersediaan bahan baku lokal, kualitas
produk, kemasan yang baik, penggunaan peralatan produksi modern, serta legalitas
berupa BPOM, surat edar, dan sertifikasi halal, meskipun masih terdapat kelemahan
berupa produksi yang dilakukan dua minggu sekali dengan sistem stok, lokasi usaha
yang kurang strategis, dan belum memiliki ciri khas produk; (2) faktor internal
terdiri atas 8 kekuatan dan 8 kelemahan, sedangkan faktor eksternal terdiri atas 8
peluang dan 8 ancaman; hasil IFAS menunjukkan total skor sebesar 2,91,
sedangkan EFAS sebesar 2,65; (3) hasil perhitungan SWOT menghasilkan
koordinat (0,30; -0,45) yang menempatkan usaha pada Kuadran II, sehingga strategi
yang diterapkan adalah strategi ST (Strengths-Threats) dengan memanfaatkan
kekuatan untuk menghadapi ancaman melalui mempertahankan kualitas dan
legalitas produk, mengoptimalkan peralatan produksi modern, mempertahankan
harga terjangkau, serta melakukan inovasi produk. |
en_US |