Abstract:
Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu strategis untuk mengurangi kematian ibu khususnya ibu dengan kondisi 4 T; terlalu muda melahirkan (dibawah usia 20 tahun), terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak melahirkan, dan terlalu tua melahirkan (diatas usia 35 tahun). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama Penggunaan Kontrasepsi KB suntik 3 bulan (DMPA) dengan perubahan berat badan akseptor di BPM Nyi. Rina Kecamataan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan cros sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang datang ke BPM Nyi Rina pada bulan mei sampai dengan bulan juli tahun 2026 berjumlah 43 orang. Karena populasi kurang dari 50 orang jadi teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian didapatkan lebih dari sebagian (65,1%) lama penggunaan KB suntik 3 bulan ≥ 12 bulan dan lebih dari sebagian (44,2%) yang mengalami perubahan kenaikan berat badan. Hasil analisis uji chi-square nilai Sig. < 0,05 atau < 20%. .Kesimpulan ada hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan perubahan berat badan akseptor KB suntik 3 bulan di BPM Ny. Rina. Disarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi dan tambahan pengetahuan bagi akseptor KB dalam menentukan kontrasepsi yang akan digunakan.
.
Kata Kunci : Lama pengunaan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA), perubahan berat badan
Daftar Pustaka 27 (2015-2024)