| dc.description.abstract |
SOVIA NURMALA, 2026. Analisis Perilaku dan Tingkat Adopsi Petani Terhadap Inovasi Pestisida Nabati Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Empang Kulon Di Desa Jayaraksa Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan JETI RACHMAWATI dan DEDI HERDIANSAH SUJAYA
Ketergantungan petani terhadap pestisida sintetis dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah pestisida nabati berbasis kearifan lokal yang memanfaatkan sumber daya tanaman di lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perilaku petani yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan konatif serta tingkat adopsi petani terhadap inovasi pestisida nabati berbasis kearifan lokal. Penelitian dilaksanakan pada Kelompok Tani Empang Kulon, Desa Jayaraksa, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 57 petani yang ditentukan menggunakan teknik sensus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner berskala Likert 1–5, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan interval skor dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perilaku petani berada pada kategori tinggi, dengan 57,9% responden termasuk kategori tinggi. Rata-rata aspek kognitif sebesar 3,58 termasuk kategori sedang, aspek afektif sebesar 3,88 termasuk kategori tinggi, dan aspek konatif sebesar 3,67 termasuk kategori sedang. Sementara itu, tingkat adopsi inovasi pestisida nabati berada pada kategori sedang. Nilai rata-rata tahap adopsi atau penerapan sebesar 2,81 juga termasuk kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa petani telah memiliki perilaku yang mendukung penerimaan inovasi, tetapi penerapannya belum dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penyuluhan, pendampingan teknis, dan praktik lapangan untuk memperkuat konsistensi adopsi pestisida nabati. |
en_US |