Abstract:
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat di Kelurahan Linggasari Kecamatan Ciamis yang
memerlukan penanganan berkelanjutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap keluarga tentang DBD dengan
perilaku pencegahan DBD. Subjek Penelitian: Subjek penelitian terdiri dari 96
kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling, dengan
rata-rata usia 47,7 tahun dan mayoritas berpendidikan SMA (35,4%). Metode:
Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional ini menggunakan
kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis
menggunakan uji korelasi Rank Spearman pada taraf signifikansi alpha = 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden (100%) memiliki
pengetahuan baik, 94,8% memiliki sikap baik, dan 86,5% memiliki perilaku
pencegahan baik. Terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan
lemah antara pengetahuan keluarga dengan perilaku pencegahan DBD (r = 0,257;
p = 0,012). Sebaliknya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap
keluarga dengan perilaku pencegahan DBD (r = 0,119; p = 0,247). Kesimpulan &
Rekomendasi: Kesimpulannya, pengetahuan keluarga berhubungan signifikan
dengan perilaku pencegahan DBD, sedangkan sikap tidak berhubungan secara
langsung. Disarankan bagi instansi pelayanan kesehatan untuk memperkuat
pendampingan serta fasilitas pelaksanaan program PSN 3M Plus secara konsisten.