Abstract:
Teknologi bioflok adalah metode budidaya yang memanfaatkan kerja
mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi sumber protein
tambahan bagi ikan. Pendekatan ini telah diadopsi secara luas pada berbagai jenis
budidaya, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus), sebagai salah satu
komoditas utama perikanan air tawar. Adapun tujuan penelitian adalah untuk
mengetahui : 1) besarnya biaya produksi yang dikeluarkan dalam usahatani
budidaya ikan nila dengan penerapan teknologi bioflok per periode produksi di
Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya; 2) Besarnya
penerimaan dan pendapatan usahatani budidaya ikan nila dengan penerapan
teknologi bioflok per periode produksi di Desa Margaluyu, Kecamatan
Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya; 3) Besarnya R/C usahatani budidaya ikan
nila dengan penerapan teknologi bioflok per periode produksi di Desa Margaluyu,
Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data dilakukan dengan
analisis deskriptif melalui analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan
dan analisis R/C.