Abstract:
Persediaan bahan baku berperan penting dalam kelancaran proses produksi,
sehingga diperlukan pengendalian yang efisien untuk meminimalkan biaya
persediaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode Just In Time
(JIT) pada persediaan bahan baku Aluminium Alloy komponen Ref D-Nose Panel
di PT Dirgantara Indonesia (Persero) tahun 2024. Penelitian menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui data kebutuhan bahan baku,
frekuensi pemesanan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan tingkat
persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi aktual menghasilkan total
biaya persediaan sebesar Rp116.725.538 per tahun dengan rata-rata persediaan 145
lembar. Penerapan JIT menghasilkan kuantitas pemesanan sebesar 59,33 lembar per
pengiriman dan total biaya persediaan sebesar Rp67.391.521 per tahun, sehingga
berpotensi menghemat biaya sebesar Rp49.334.017 atau 42,26%. Selain itu, tingkat
persediaan rata-rata berpotensi turun menjadi 29,67 lembar atau sebesar 79,54%.
Dengan demikian, metode JIT berpotensi meningkatkan efisiensi pengendalian
persediaan bahan baku Aluminium Alloy.