Abstract:
Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami
oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk proses
belajar di sekolah. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk
mengurangi nyeri haid adalah pemberian jamu kunyit asam yang mengandung
kurkumin dan memiliki aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian jamu kunyit asam terhadap penurunan skala nyeri
haid (dismenore) pada remaja putri di SMK Bhakti Kencana Banjar. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi
experimental menggunakan pendekatan nonequivalent control group design.
Sampel penelitian berjumlah 46 responden yang dibagi menjadi dua kelompok,
yaitu 23 responden kelompok intervensi dan 23 responden kelompok kontrol.
Kelompok intervensi diberikan jamu kunyit asam, sedangkan kelompok kontrol
tidak diberikan intervensi. Pengukuran skala nyeri haid dilakukan sebelum (pretest)
dan sesudah (posttest) pada kedua kelompok menggunakan Numeric Rating Scale
(NRS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk mengetahui
normalitas data, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan skala
nyeri sebelum dan sesudah pada masing-masing kelompok, serta uji Mann-Whitney
U untuk mengetahui perbedaan penurunan skala nyeri antara kelompok intervensi
dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan
yang signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian jamu kunyit
asam pada kelompok intervensi dengan nilai p < 0,001. Pada kelompok kontrol juga
terdapat perubahan skala nyeri selama periode pengamatan dengan nilai p < 0,001.
Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai p < 0,001 dengan mean rank
penurunan skala nyeri pada kelompok intervensi sebesar 35,00 dan kelompok
kontrol sebesar 12,00. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penurunan skala nyeri
pada kelompok yang diberikan jamu kunyit asam lebih besar dibandingkan
kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh
pemberian jamu kunyit asam terhadap penurunan skala nyeri haid (dismenore) pada
remaja putri di SMK Bhakti Kencana Banjar.