Abstract:
Kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu upaya penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC adalah tingkat pengetahuan mengenai tanda bahaya kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC di UPTD Puskesmas Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dan lembar observasi kepatuhan kunjungan ANC berdasarkan standar pelayanan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 76 responden (89,42%), dan sebagian besar responden patuh melakukan kunjungan ANC sebanyak 64 responden (75,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC, dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05).Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC di UPTD Puskesmas Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
Kata kunci : Antenatal Care (ANC), ibu hamil, kepatuhan, tanda bahaya kehamilan, tingkat pengetahuan,