| dc.description.abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh latihan power step ups
terhadap peningkatan power otot tungkai, (2) pengaruh latihan box jump-up with
stabilization progression terhadap peningkatan power otot tungkai, dan (3)
perbedaan pengaruh kedua metode latihan tersebut terhadap peningkatan power
otot tungkai pada siswa ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Baregbeg
Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain
pretest-posttest yang melibatkan dua kelompok perlakuan. Sampel penelitian
berjumlah 16 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing terdiri atas
8 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur power otot tungkai adalah
vertical jump test. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan
frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Analisis data dilakukan menggunakan
statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, paired
sample t-test, dan independent sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics
versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan
homogen sehingga memenuhi persyaratan analisis statistik parametrik. Hasil paired
sample t-test menunjukkan bahwa latihan power step ups memberikan pengaruh
yang signifikan terhadap peningkatan power otot tungkai (Sig. = 0,000 < 0,025),
demikian pula latihan box jump-up with stabilization progression juga memberikan
pengaruh yang signifikan (Sig. = 0,000 < 0,025). Selanjutnya, hasil independent
sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara
kedua metode latihan terhadap peningkatan power otot tungkai (Sig. = 0,039 <
0,05). Dengan demikian, kedua metode latihan efektif untuk meningkatkan power
otot tungkai, namun terdapat perbedaan efektivitas di antara keduanya dalam
meningkatkan kemampuan daya ledak tungkai siswa ekstrakurikuler bola voli.
Kata kunci: power step ups, box jump-up with stabilization progression, power
otot tungkai, bola voli. |
en_US |