Abstract:
Pengelolaan persediaan barang dan pencatatan transaksi penjualan pada CV. Maestro Atap Bandung saat ini masih bergantung pada spreadsheet (Microsoft Excel) yang terpisah-pisah. Keterbatasan sistem semi-manual ini memicu hambatan operasional, seperti keterlambatan konfirmasi stok, ketidaksesuaian data (data discrepancy) antara kasir dan gudang, tingginya risiko kesalahan input (human error), serta lambatnya penyusunan laporan operasional. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan arsitektur enterprise untuk menyelaraskan strategi bisnis dengan teknologi informasi secara holistik.
Penelitian ini bertujuan merancang cetak biru (blueprint) Enterprise Architecture aplikasi "Maestro Inventory" berbasis web menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method). Perancangan dibatasi hingga fase Opportunities and Solutions (Fase E), mencakup Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, Technology Architecture, hingga Gap Analysis. Data dihimpun melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan owner, sales, dan admin gudang, serta studi dokumentasi operasional.
Hasil perancangan menghasilkan arsitektur bisnis baru (To-Be) yang mengintegrasikan transaksi kasir dengan pemotongan stok otomatis di gudang. Arsitektur sistem informasi memetakan 4 modul utama (Autentikasi, Penjualan, Persediaan, dan Laporan) dengan basis data terpusat (Single Source of Truth). Sementara itu, arsitektur teknologi merekomendasikan topologi berbasis Cloud VPS dan keamanan HTTPS/SSL. Cetak biru ini menjadi acuan acuan baku bagi perusahaan dalam membangun sistem informasi yang terintegrasi dan efisien.