Abstract:
Latar Belakang : Penggunaan gadget pada anak usia sekolah semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Penggunaan gadget dalam durasi yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan emosi anak, seperti mudah marah, sulit mengendalikan emosi, kurang berkonsentrasi, serta mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan perkembangan emosi anak usia sekolah dasar di SDN 1 Linggasari Tahun 2026. Metode : Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI SDN 1 Linggasari sebanyak 51 siswa.Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian sebanyak 51 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner durasi penggunaan gadget dan Strengths and
Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan emosi anak usia sekolah dasar di SDN 1 Linggasari Tahun 2026, dengan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa semakin lama durasi penggunaan gadget, semakin besar risiko anak mengalami gangguan perkembangan emosi. Kesimpulan : Bagi pihak sekolah diharapkan dapat bekerja sama dengan orang tua dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengenai penggunaan gadget yang bijak serta melakukan pengawasan terhadap durasi penggunaan gadget pada anak. Orang tua juga diharapkan membatasi waktu penggunaan gadget sesuai usia anak dan meningkatkan aktivitas belajar maupun bermain secara langsung agar perkembangan emosi anak dapat berlangsung secara optimal.