Abstract:
Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang
dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Salah satu
upaya pencegahan anemia adalah dengan mengonsumsi tablet Fe secara teratur.
Namun, kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet Fe masih tergolong rendah
dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat
pengetahuan ibu hamil tentang anemia.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat
pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe di
Puskesmas Sindangkasih Kabupaten Ciamis.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat
pengetahuan ibu hamil tentang anemia, sedangkan variabel dependen adalah
kepatuhan konsumsi tablet Fe. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang
melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Sindangkasih Kabupaten Ciamis
sebanyak 681 orang. Sampel penelitian berjumlah 87 responden yang ditentukan
menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data
dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang anemia dan kuesioner
kepatuhan MMAS-8, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman
Rank.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 43 orang (49,4%). Sebanyak 37
responden (42,6%) termasuk dalam kategori tidak patuh dalam mengonsumsi tablet
Fe. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai koefisien korelasi (ρ) sebesar 0,681
dengan nilai signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan
signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu
hamil tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Semakin baik tingkat
pengetahuan ibu hamil, maka semakin tinggi kepatuhan dalam mengonsumsi tablet
Fe.