Abstract:
Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang berisiko menimbulkan
komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan
darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Werdha Tasikmalaya . Penelitian ini
menggunakan desain pra-eksperimental one group pre-test and post-test. Sampel
berjumlah 28 lansia hipertensi dengan rentang usia 60–82 tahun, terdiri dari 12
laki-laki dan 16 perempuan. Intervensi relaksasi autogenik diberikan selama 3 hari
dengan durasi 15–20 menit per sesi. Pengukuran tekanan darah dilakukan
menggunakan sphygmomanometer dan stetoskop sebelum dan sesudah intervensi.
Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak
berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan median tekanan darah sistolik
menurun dari 155 mmHg menjadi 143 mmHg dan diastolik dari 100 mmHg
menjadi 94 mmHg. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti
terdapat pengaruh signifikan relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan
darah. Kesimpulan pada penelitianini bahwa relaksasi autogenik efektif sebagai
terapi non-farmakologis komplementer dalam pengelolaan hipertensi pada lansia
dan dapat diterapkan secara rutin di panti werdha.