Abstract:
Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah adalah melalui aktivitas fisik seperti senam kaki diabetes yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dan sensitivitas insulin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap perubahan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi senam kaki diabetes dilakukan selama 15–30 menit sekali sehari selama 3 hari berturut-turut. Data kadar glukosa darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah sebelum intervensi sebesar 240,70 mg/dL dan setelah intervensi menurun menjadi 207,30 mg/dL. Hasil uji statistik menunjukkan nilai Z = -4,783 dengan p-value 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Senam kaki diabetes berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 dan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk membantu mengontrol kadar gula darah.