| dc.description.abstract |
Daya ledak otot tungkai berperan dalam menghasilkan tolakan dan
lompatan yang optimal, sedangkan Kekuatan Lengan mendukung kemampuan
menghasilkan pukulan yang kuat dan terarah. Kedua komponen tersebut menjadi
bagian penting dalam rangkaian gerakan smash. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan Kekuatan Lengan dengan
efektivitas smash dalam permainan bola voli.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan metode survei.
instrumen dalam penelitian ini berupa tes vertical jump test, medicine ball throw
dan tes kemampuan smash bola voli. Subjek penelitian yang digunakan adalah
peserta ekstrakurikuer ekstrakurikuler bola voli di SMA Negeri 1 Parigi yang
berjumlah 43. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan
analisis regresi berganda dengan taraf signifikan 5 %.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1) Terdapat hubungan
positif dan signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan efektivitas smash. Hal
tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,592 dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05. 2) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara
Kekuatan Lengan dengan efektivitas smash. Hasil analisis menunjukkan nilai
koefisien korelasi sebesar 0,387 dengan nilai signifikansi 0,010 < 0,05. Hal ini
menunjukkan bahwa hubungan Kekuatan Lengan dengan efektivitas smash
berada pada tingkat rendah sampai sedang dan mempunyai arah positif. 3)
Terdapat hubungan positif dan signifikan antara daya ledak otot tungkai dan
Kekuatan Lengan secara bersama-sama dengan efektivitas smash. Hasil analisis
regresi berganda menghasilkan nilai R sebesar 0,710 dan R Square sebesar 0,504.
Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai Fhitung sebesar 20,316 dengan
signifikansi 0,000 < 0,05.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa daya ledak otot tungkai dan
Kekuatan Lengan merupakan komponen kondisi fisik yang mempunyai peranan
penting dalam mendukung efektivitas smash. Daya ledak otot tungkai membantu
siswa dalam melakukan tolakan dan lompatan, sedangkan Kekuatan Lengan
mendukung kemampuan menghasilkan pukulan. Kedua komponen tersebut
bekerja dalam satu rangkaian gerak sehingga peningkatannya perlu dilakukan
secara terpadu dengan latihan teknik dan komponen kondisi fisik lainnya. |
en_US |