Abstract:
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN EMESIS GRAVIDARUM
PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS BANJAR 1 KOTA BANJAR
TAHUN 2026
ABSTRAK
Latar Belakang: Emesis gravidarum (mual dan muntah) merupakan keluhan yang umum dialami ibu hamil pada trimester I, dengan angka kejadian mencapai 60–80% pada Primigravida dan 40–60% pada Multigravida. Meskipun bersifat fisiologis, emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi status gizi ibu maupun janin. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian emesis gravidarum adalah pola makan ibu selama masa kehamilan trimester I, baik dari segi frekuensi makan, jenis dan variasi makanan, maupun jumlah/porsi makanan yang dikonsumsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Banjar 1 Kota Banjar Tahun 2026. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu hamil trimester I yang diambil dengan teknik total sampling. Pola makan diukur menggunakan kuesioner yang terdiri dari 24 item pertanyaan meliputi frekuensi makan, jenis dan variasi makanan, serta jumlah/porsi makanan, sedangkan kejadian emesis gravidarum diukur menggunakan kuesioner berdasarkan keluhan mual dan muntah dalam 1 minggu terakhir. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Pola makan ibu hamil trimester I terbagi merata antara kategori kurang dan baik, yaitu masing-masing sebesar 40,0%, sedangkan kategori cukup sebesar 20,0%. Sebagian besar ibu hamil tidak mengalami emesis gravidarum (62,9%), sedangkan yang mengalami emesis gravidarum sebesar 37,1%. Ibu hamil dengan pola makan baik sebagian besar tidak mengalami emesis gravidarum (92,9%), sedangkan ibu hamil dengan pola makan kurang sebagian besar justru mengalami emesis gravidarum (64,3%). Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai Pearson Chi-Square sebesar 9,913 dengan p-value=0,007 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Banjar 1 Kota Banjar. Ibu hamil dengan pola makan baik cenderung tidak mengalami emesis gravidarum dibandingkan ibu hamil dengan pola makan kurang.
Kata Kunci: Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester I, Pola Makan