Abstract:
Pendahuluan : Hipertermi adalah kondisi di mana suhu tubuh meningkat melebihi batas normal, yang sering dialami oleh anak-anak akibat infeksi virus. Keadaan ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan, dehidrasi, dan bahkan risiko kejang jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu cara nonfarmakologis yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan kompres Aloe vera, karena kandungan air serta senyawa aktifnya dapat membantu menurunkan suhu tubuh melalui proses konduksi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan terapi kompres Aloe vera dalam menurunkan suhu tubuh pada anak yang mengalami hipertermi di Ruang Ciremai RSUD Kawali Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan dalam proses asuhan keperawatan pada pasien An. A yang mengalami hipertermi dengan diagnosis medis viral infection. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi keperawatan. Intervensi utama yang dilakukan adalah terapi kompres Aloe vera selama 15–20 menit pada dahi anak, dengan pemantauan tanda vital dan suhu tubuh secara berkala. Hasil dari penerapan menunjukkan bahwa suhu tubuh anak mengalami penurunan setelah terapi kompres Aloe vera dilakukan. Suhu yang sebelumnya tergolong hipertermi menunjukkan penurunan bertahap, bersama dengan perbaikan kondisi umum anak, berkurangnya rasa lemas, dan meningkatnya kenyamanan pasien. Selain itu, orang tua pasien juga mengalami penurunan tingkat kecemasan setelah kondisi anak membaik. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa terapi kompres Aloe vera terbukti efektif sebagai tindakan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan suhu tubuh anak dengan hipertermi. Terapi ini dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan tambahan yang aman, mudah, dan sederhana diterapkan dalam pelayanan kesehatan anak.