Abstract:
ABSTRAK
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI IUD DENGAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB IUD DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS PEUNDEUY TAHUN 2026
Rahmi Purnama Syawal
Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Galuh
Latar Belakang
Intra Uterine Device (IUD) merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang memiliki efektivitas tinggi. Meskipun demikian, penggunaan IUD pada sebagian akseptor dapat disertai perubahan pola menstruasi, seperti siklus menstruasi tidak teratur, lama menstruasi bertambah, dan jumlah perdarahan yang meningkat. Perubahan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi akseptor dan menjadi salah satu alasan untuk menghentikan penggunaan kontrasepsi. Lama pemakaian IUD diduga berkaitan dengan perubahan siklus menstruasi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan kedua variabel tersebut.
Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian kontrasepsi IUD dengan perubahan siklus menstruasi pada akseptor KB IUD di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Peundeuy Tahun 2026.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB IUD di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Peundeuy yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji hubungan menggunakan Fisher–Freeman–Halton Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebanyak 13 orang (43,3%) menggunakan IUD kurang dari 1 tahun, 7 orang (23,3%) menggunakan IUD selama 1–3 tahun, dan 10 orang (33,3%) menggunakan IUD lebih dari 3 tahun. Sebanyak 20 responden (66,7%) mengalami perubahan siklus menstruasi, sedangkan 10 responden (33,3%) tidak mengalami perubahan. Berdasarkan lama pemakaian, perubahan siklus menstruasi terjadi pada 6 responden (46,2%) dengan lama pemakaian kurang dari 1 tahun, 4 responden (57,1%) dengan lama pemakaian 1–3 tahun, dan seluruh responden (100,0%) dengan lama pemakaian lebih dari 3 tahun. Hasil uji Fisher–Freeman–Halton Exact Test diperoleh nilai p-value = 0,016 (p < 0,05), sehingga menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi IUD dengan perubahan siklus menstruasi.
Kesimpulan
Terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi IUD dengan perubahan siklus menstruasi pada akseptor KB IUD di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Peundeuy Tahun 2026. Proporsi responden yang mengalami perubahan siklus menstruasi lebih tinggi pada kelompok dengan lama pemakaian IUD lebih dari 3 tahun.