| dc.contributor.author | ROHIMAH, SITI | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-17T14:56:12Z | |
| dc.date.available | 2026-09-17T14:56:12Z | |
| dc.date.issued | 2026-08-13 | |
| dc.identifier.citation | SI KEBIDANAN | en_US |
| dc.identifier.uri | http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10307 | |
| dc.description | 1. Cover (pdf) 2. Kata pengantar (pdf) 3. Daftar isi (pdf) 4. Bab 1 5. Bab 2 6. Bab 3 7. Bab 4 8. Bab 5 9. Daftar pustaka (pdf) | en_US |
| dc.description.abstract | FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2026 Siti Rohimah Universitas Galuh, Ciamis sitirohimah.0511@gmail.com ABSTRAK Abortus merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang masih menjadi masalah kesehatan ibu karena dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas maternal. Data di Puskesmas Cimaragas menunjukkan peningkatan jumlah kasus abortus dari 10 kasus pada tahun 2023 menjadi 14 kasus pada tahun 2024 dan 26 kasus pada tahun 2025. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu, paritas, riwayat abortus sebelumnya, dan jarak kehamilan dengan kejadian abortus pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Cimaragas Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder yang berasal dari rekam medis dan buku KIA ibu hamil tahun 2025. Populasi penelitian berjumlah 229 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test sesuai dengan pemenuhan asumsi statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 229 ibu hamil yang dianalisis, sebanyak 26 orang (11,4%) mengalami abortus. Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia ibu tidak berhubungan dengan kejadian abortus (p=0,985). Sementara itu, paritas (p<0,001), riwayat abortus sebelumnya (p<0,001), dan jarak kehamilan (p<0,001) menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian abortus. Dapat disimpulkan bahwa paritas, riwayat abortus sebelumnya, dan jarak kehamilan berhubungan dengan kejadian abortus, sedangkan usia ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi tenaga kesehatan dalam upaya deteksi dini dan pencegahan abortus melalui identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus pada ibu hamil. Kata Kunci: Abortus; Jarak Kehamilan; Paritas; Riwayat Abortus; Usia Ibu. | en_US |
| dc.description.sponsorship | Pembimbing 1:Dr. Bdn. Widya Maya Ningrum, SST., M.Kes., M.Tr., Keb Pembimbing 2 :Bdn. Siti Rohmah, S.SiT., M.K.M Penguji 1 :Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep Penguji 2:Bdn. Ririn Lestari,SST.,M.Kes Penguji 3:Dr. Bdn. Widya Maya Ningrum, SST., M.Kes., M.Tr., Keb | en_US |
| dc.language.iso | other | en_US |
| dc.publisher | FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS GALUH | en_US |
| dc.subject | Abortus; Jarak Kehamilan; Paritas; Riwayat Abortus; Usia Ibu. | en_US |
| dc.title | FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2026 | en_US |
| dc.type | Other | en_US |