| dc.description.abstract |
HAIKAL IMTIAZ RABBANI. 2026. Efektivitas Program Desa Siaga Di Desa
Cipaku Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Program Studi Administrasi
Publik. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP). Universitas Galuh.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum efektifnya pelaksanaan Program Desa
Siaga di Desa Cipaku Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengamati dan memahami efektivitas Program Desa Siaga dalam
meningkatkan kesehatan masyarakat desa. Penelitian menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data
primer dan data sekunder yang diperoleh dari delapan informan, yaitu Kaur
Kesejahteraan, Bidan Desa Cipaku, Kader Kesehatan Desa Cipaku, dua orang tokoh
masyarakat, dan tiga orang masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui studi kepustakaan dan studi lapangan berupa observasi serta wawancara.
Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi
data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Desa Siaga di Desa Cipaku belum
berjalan secara efektif. Ketidakefektifan program terlihat pada dimensi perspektif
sistem dan dimensi tekanan pada perilaku manusia dalam susunan organisasi yang
masih belum optimal. Sementara itu, dimensi optimalisasi tujuan telah berjalan
dengan baik. Hambatan yang ditemukan meliputi kesulitan memperoleh sumber
daya manusia yang memenuhi kualifikasi sebagai kader kesehatan, kurang
lengkapnya fasilitas kesehatan pada beberapa posyandu, rendahnya pemahaman
masyarakat mengenai pentingnya upaya peningkatan kesehatan, rendahnya
kesadaran masyarakat untuk mengikuti sosialisasi Program Desa Siaga, kurangnya
keterlibatan masyarakat dalam menentukan waktu dan tempat pelaksanaan
sosialisasi, serta metode penyampaian materi yang cenderung monoton. Upaya
yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kapasitas kader kesehatan melalui
pelatihan berkelanjutan, penyediaan fasilitas kesehatan melalui anggaran
pemerintah desa, optimalisasi pemanfaatan fasilitas yang tersedia, peningkatan
partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosialisasi, serta penggunaan metode
penyampaian materi yang lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan demikian,
diperlukan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk
meningkatkan efektivitas Program Desa Siaga. |
en_US |