Unigal Repository

Efektivitas Program Bina Keluarga Lansia Dalam Mewujudkan Lansia Tangguh di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis

Show simple item record

dc.contributor.author Oktaviani, Tina
dc.date.accessioned 2026-09-17T13:34:01Z
dc.date.available 2026-09-17T13:34:01Z
dc.date.issued 2026-08-29
dc.identifier.uri http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/10282
dc.description.abstract Tina Oktaviani. 3504220031. Efektivitas Program Bina Keluarga Lanjut Usia Dalam Mewujudkan Lansia Tangguh Di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Skripsi. Program Studi Administrasi Publik. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. Universitas Galuh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan jumlah lansia yang belum sepenuhnya diimbangi optimalnya pelaksanaan Program Bina Keluarga Lansia (BKL), khususnya dalam pemerataan partisipasi keluarga, dukungan sumber daya, sarana prasarana, dan pemberdayaan lansia. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas BKL, faktor pendukung dan penghambat, serta peran pemerintah, kader, dan keluarga dalam mewujudkan lansia tangguh di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-evaluatif. Data diperoleh dari lima informan yang dipilih secara purposif, yaitu petugas Dinas P2KBP3A, kader, lansia, keluarga lansia, dan masyarakat, serta data sekunder berupa dokumen program, laporan kegiatan, data statistik, dan regulasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif moderat, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program BKL telah berjalan cukup efektif, tetapi belum optimal. Pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi relatif baik; komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi mendukung, sedangkan sumber daya masih terbatas. Program memberikan manfaat pada tujuh dimensi Lansia Tangguh, yaitu spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan, meskipun dimensi vokasional belum menunjukkan peningkatan ekonomi signifikan dan fasilitas kegiatan belum optimal. Dokumentasi Juli 2026 menunjukkan seluruh 51 BKL tercatat melaporkan kegiatan penyuluhan, yang memperkuat bukti keberlangsungan program di masyarakat. Peran pemerintah sebagai pembina dan pengawas, kader sebagai pelaksana dan penghubung, serta keluarga sebagai pendukung saling melengkapi dalam pelaksanaan program. Disimpulkan bahwa efektivitas BKL ditopang sinergi pemerintah, kader, keluarga, dan masyarakat. Disarankan peningkatan anggaran, sarana ramah lansia, kapasitas pelaksana, serta pemerataan partisipasi keluarga dan lansia. Kata kunci: efektivitas program; Bina Keluarga Lansia; lansia tangguh; studi kasus; Kecamatan Cipaku. en_US
dc.description.sponsorship Imam Maulana Yusuf, S.IP., M.Si. & Rifki Agung Kusuma Putra, S.Kom., M.Si en_US
dc.publisher Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik en_US
dc.subject Efektivitas Program; Bina Keluarga Lansia; lansia tangguh; studi kasus; Kecamatan Cipaku. en_US
dc.title Efektivitas Program Bina Keluarga Lansia Dalam Mewujudkan Lansia Tangguh di Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repository


Browse

My Account