Abstract:
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) sering menyerang anak usia sekolah dan memicu trombositopenia yang berisiko menyebabkan perdarahan. Pemberian jus jambu biji merah merupakan Evidence Based Practice (EBP) komplementer yang terbukti menstimulasi produksi trombosit karena tingginya kandungan vitamin C, flavonoid, dan trombinol.
Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan pada anak penderita DBD dengan intervensi terapi jus jambu merah untuk meningkatkan kadar trombosit di Puskesmas Sindangkasih, Kabupaten Ciamis.
Metode: Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan (SDKI, SLKI, SIKI). Subjek studi adalah An. S (11 tahun) dengan diagnosa DHF Derajat I. Intervensi utama berupa pemberian jus jambu biji merah 200 ml, diberikan 2 kali sehari setelah makan selama 3 hari berturut-turut.
Hasil: Pengkajian awal menunjukkan keluhan demam 4 hari (suhu 38,5°C), mual, muntah, petekie positif, dan trombosit 87.000/mm³. Tiga diagnosa yang diangkat adalah hipertermi, defisit nutrisi, dan risiko perdarahan. Setelah 3 hari implementasi, masalah hipertermi dan defisit nutrisi teratasi penuh. Masalah risiko perdarahan teratasi sebagian, ditandai dengan peningkatan kadar trombosit yang signifikan menjadi 122.000/mm³ dan tidak ada manifestasi perdarahan lanjutan.
Kesimpulan: Terapi jus jambu biji merah terbukti efektif sebagai asuhan keperawatan pendukung untuk membantu mempercepat peningkatan trombosit pada pasien anak dengan DBD.
Kata Kunci: DBD, Anak Usia Sekolah, Trombositopenia, Jus Jambu Merah, Asuhan Keperawatan.