Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan formasi segitiga
bergerak terhadap peningkatan keterampilan passing pendek siswa ekstrakurikuler
sepakbola SD Negeri 3 Kawunglarang. Latar belakang penelitian adalah rendahnya
akurasi passing pendek siswa usia 11-12 tahun yang hanya mencapai 52,3%
berdasarkan observasi awal Januari 2026. Metode penelitian menggunakan preexperimental design tipe one group pretest-posttest dengan sampel 10 siswa.
Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan passing-stopping. Data
dianalisis dengan uji prasyarat normalitas Lilliefors dan homogenitas, kemudian
diuji dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan
passing pendek meningkat dari 12,10 pada pretest menjadi 13,90 pada posttest. Ujit menunjukkan thitung = 2,87 > ttabel = 2,262 pada α = 0,05 dengan dk = 9. Hasil
ini menunjukkan bahwa latihan formasi segitiga bergerak berpengaruh signifikan
terhadap peningkatan keterampilan passing pendek. Peningkatan ini terjadi karena
latihan tersebut mampu mengintegrasikan aspek teknik, taktik, fisik, dan mental
dalam situasi yang menyerupai pertandingan. Berdasarkan temuan tersebut, latihan
formasi segitiga bergerak dapat direkomendasikan sebagai alternatif model latihan
untuk meningkatkan keterampilan dasar sepakbola pada siswa sekolah dasar.