Abstract:
Latar Belakang: Pola makan selama kehamilan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan janin serta memengaruhi pertambahan berat badan selama kehamilan. Pertambahan berat badan yang tidak sesuai rekomendasi dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan gangguan pertumbuhan janin. Di wilayah kerja Puskesmas Culamega masih ditemukan ibu hamil dengan pertambahan berat badan yang belum sesuai rekomendasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola makan ibu hamil dengan pertambahan berat badan selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Culamega Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 85 ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Data pola makan dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data pertambahan berat badan diperoleh dari Buku KIA dan catatan ANC. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pola makan kategori cukup sebanyak 51 orang (60,0%), sedangkan pertambahan berat badan kategori normal sebanyak 56 orang (65,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai ρ = 0,111 dengan p = 0,313 (p>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan ibu hamil dengan pertambahan berat badan selama kehamilan. Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan ibu hamil dengan pertambahan berat badan selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Culamega Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026.
Kata Kunci: ibu hamil, kehamilan, pola makan, pertambahan berat badan..